
Hai guys, telah sekian lama gak nulis karna kesibukan tertentu. Kali ini li mau coba nulis lagi, sedikit mau share tentang apa yang li tahu aja sih biar lebih berkah ilmunya ;)
From Zero to Better

<style type='text/css'>Setelah itu silahkan simpan konfigurasi layout anda :)
.social ul {list-style:none; display:inline}
.social li {float:left;padding: 0px 1px 0px 0px; margin-top:-4px}
.social li a img{height:59px;width:59px}
</style>
<div class='social'>
<span class='fade'><ul>
<li><a href="url_facebook_anda" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOansYihhs2wj8aWTzIZZRdL2YpsRJr2rULjSJYs3yQWBR5b0CUfdXqo1D-GFrTGN2gVu3ZXl5eI1UbWO7hlT0SDwXanZYxlpVorE_VwMyYU-mMhzcHe254iFtpVRhGrFVes11uCjNEvX-/s57/Facebook%2520alt%25201.png" /></a></li>
<li><a href="url_googleplus_anda" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzajGgY4aZ6FMYEUTWHoDLMdiOaL-xYT7dfx7SHSWMXjUkq2mwUEqwZNQsyQq_lghvFdk1-cDBhiSU_fux8Liw6hcexJJtlEyHh7yYCt4HHxSWGF3P5SVD9Dl5Um0rmrfXHS6Yl9SIxqBJ/s57/Google%252B%2520alt.png" /></a></li>
<li><a href="url_twitter_anda" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLtxty1sNXiA-jJtiJYBspZoHCpGqaDHEJKdwP0Ws5VOF0_Kw_cyjEJHMW_KfubTI-_qyi-PhIsfumps2EjESS7QaIqObGXWqQmcFXu0IXcLYUNlDGbY90E-Ddk2C4Q7LvATqgrTVSXg/s1600/twitterforsafari_20100727.jpg" /></a></li>
<li><a href="url_feedsburner_anda"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT_lfw-iQMFewjPpld9v5qQQG449_uy2sgRuk5GmLDbbgrMlqdFws-7eJN0PFZH21mOGee0-cXl-RO06HWAkXyXsPD_DCdguMHlnt1VCvAPWRpJg73hHrWBl-Zco6QLEKGHhllnsgdtvFB/s57/RSS%2520Feed.png" /></a></li>
<li><a href="url_youtube_anda"><img style='width:60px' src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkOywMMy8idq7lL1AGANqJ9YzULMP4AY1d5rXYk69BIuSjPbdxeFK6aNxqJaD1yQwcpZvlkKKJnbHHx24nntXn3z-nKH_8uwwvx5ZHZfwv-HGknC0uQ07EsUryC2pXGYAfkbri3jeqWZQv/s57/YouTube%2520alt%25201.png" /></a></li>
</ul></span>
</div>

Seorang administrator memiliki kewajiban untuk memantau sumber daya penyimpanan yang ada. Membutuhkan sebuah report yang detail guna membantu dalam perancanaan dan pelaksanaan perubahan kebijakan yang akan datang. Semua itu dapat dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan Storage Report Management. Storage Report Management sendiri bisa kita temukan pada role File Service, jadi pastikan role File Service telah terinstall pada server anda. Dengan memanfaatkan Storage Report Management ada beberapa hal yang bisa kita lakukan seperti :
Storage Report Management juga mendukung pemilihan report data berdasarkan category, seperti :
So… silahkan digunakan sesuai kebutuhan.
Namun, sebagai contoh disini saya akan coba membuat sebuah storage report untuk memantau folder share Tools berdasarkan besarnya file yang ada pada folder tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
Semoga tulisan singkat ini dapat bermanfaat…
Kemarin li coba menginstall Exchange Server 2010 namun terdapat pesan error yang mengharuskan li untuk menghapus feature Failover Cluster yang ada di server tersebut. Biasanya untuk menghapus fitur tersebut li memanfaatkan wizard yang ada di server manager, namun ketika li menggunakan wizard malah yang tampil pesan peringatan seperti dibawah ini
Mulai mencari alternatif jalan yang lain untuk menghapus feature ini dengan memanfaatkan Powershell, karena dengan powershell kita juga bisa menambahkan feature dan juga menghapus feature yang ada. Untuk menghapus feature Failover Clustering dengan powershell, silahkan jalankan poweshellnya dengan privillage administrator, kemudian ketikkan command berikut
Import-Module FailoverCluster
Clear-ClusterNode
untuk lebih jelasnya bisa pada gambar dibawah ini
Setelah langkah diatas selesai, silahkan kembali ke jendela server manager anda dan remove feature Failover Clustering. Jika ada pesan seperti dibawah ini, silahkan pilih Yes, I have removed…
Semoga pengalaman singkat ini bisa bermanfaat buat rekan-rekan pembaca yang mengalami hal yang sama
Ketika anda melihat judul dari tulisan ini, apakah yang anda dipikiran anda? Apakah ini sama seperti Windows Server 2008R2 yang mendukung Hyper-V?
Atau ini merupakan dedicated stand-alone?
Kalau saya yang menjawab, “Microsoft Hyper-V Server 2008R2” adalah Hyper-V Server yang merupakan dedicated stand-alone server yang terdiri dari Windows Hypervisor.
Q : Lalu apa bedanya dengan windows server 2008 R2 yang mendukung Hyper-V?
A : Hyper-V di Windows Server 2008R2 sudah lah ada, namun untuk memanfaatkanya terlebih dahulu kita harus mengaktifkannya role Hyper-V terlebih dahulu. Tapi pada di Hyper-V Server 2008R2, hal itu tidak perlu dilakukan lagi. Karna fitur Hyper-V sudah terinstall secara default.
Di Hyper-V Windows Server 2008R2 yang merupakan penerus generasi sebelumnya, memiliki beberapa fitur unggulan sebelumnya fitur ini juga terdapat di role Hyper-V nya Windows Server 2008R2, beberapa fitur yang tersedia antara lain seperti :
*sumber : http://technet.microsoft.com
Setelah melihat beberapa fitur terbaru dari Hyper-V Server 2008R2, kita akan coba lihat tampilannya. Untuk tampilan pada Hyper-V Server tidak mendukung GUI (Graphical User Interface), jadi ketika pertama kali selesai melakukan proses instalasi maka yang pertama kali muncul adalah Server Configuration Tool (sconfig.cmd).
kalau kita perhatikan tampilannya sama persis seperti Windows Server 2008R2 core edition
Pembahasannya sampai disini dulu ya dan akan kita sambung di tulisan selanjutnya