Sunday, March 31, 2013

Active Directory Recycle Bin



Hai guys, telah sekian lama gak nulis karna kesibukan tertentu. Kali ini li mau coba nulis lagi, sedikit mau share tentang apa yang li tahu aja sih biar lebih berkah ilmunya ;)


Sunday, October 21, 2012

Membuat tombol social media bergaya metro

Setelah sekian lama tidak pernah menulis akibat kesibukan sana sini mengurusin skripsi, alhamdulillah akhirnya kini li bisa kembali menulis. Dimana tulisan kali ini akan membahas mengenai tombol social media di blogger yang bergaya metro seperti pada windows 8. Kebenaran juga sih li baru ganti template. Ya….. mencoba menggunakan template yang lebih sederhana aja. Oke tombol yang li maksud adalah tombol yang seperti dibawah ini
image
Untuk membuatnya, silahkan terlebih dahulu login ke akun bloggernya masing-masing. Setelah itu silahkan masuk ke menu Layout > Add gadget > pilih HTML/ JavaScript
image
Selanjutnya akan muncul jendela baru yang mengharuskan kita memasukkan code html/javascript. Silahkan masukkan kode yang li sediakan dibawah ini
<style type='text/css'>
.social ul {list-style:none; display:inline}
.social li {float:left;padding: 0px 1px 0px 0px; margin-top:-4px}
.social li a img{height:59px;width:59px}
</style>
<div class='social'>
<span class='fade'><ul>
<li><a href="url_facebook_anda" target="_blank"><img  src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOansYihhs2wj8aWTzIZZRdL2YpsRJr2rULjSJYs3yQWBR5b0CUfdXqo1D-GFrTGN2gVu3ZXl5eI1UbWO7hlT0SDwXanZYxlpVorE_VwMyYU-mMhzcHe254iFtpVRhGrFVes11uCjNEvX-/s57/Facebook%2520alt%25201.png" /></a></li>
<li><a href="url_googleplus_anda" target="_blank"><img  src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzajGgY4aZ6FMYEUTWHoDLMdiOaL-xYT7dfx7SHSWMXjUkq2mwUEqwZNQsyQq_lghvFdk1-cDBhiSU_fux8Liw6hcexJJtlEyHh7yYCt4HHxSWGF3P5SVD9Dl5Um0rmrfXHS6Yl9SIxqBJ/s57/Google%252B%2520alt.png" /></a></li>
<li><a href="url_twitter_anda" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLtxty1sNXiA-jJtiJYBspZoHCpGqaDHEJKdwP0Ws5VOF0_Kw_cyjEJHMW_KfubTI-_qyi-PhIsfumps2EjESS7QaIqObGXWqQmcFXu0IXcLYUNlDGbY90E-Ddk2C4Q7LvATqgrTVSXg/s1600/twitterforsafari_20100727.jpg" /></a></li>
<li><a href="url_feedsburner_anda"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT_lfw-iQMFewjPpld9v5qQQG449_uy2sgRuk5GmLDbbgrMlqdFws-7eJN0PFZH21mOGee0-cXl-RO06HWAkXyXsPD_DCdguMHlnt1VCvAPWRpJg73hHrWBl-Zco6QLEKGHhllnsgdtvFB/s57/RSS%2520Feed.png" /></a></li>
<li><a href="url_youtube_anda"><img style='width:60px' src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkOywMMy8idq7lL1AGANqJ9YzULMP4AY1d5rXYk69BIuSjPbdxeFK6aNxqJaD1yQwcpZvlkKKJnbHHx24nntXn3z-nKH_8uwwvx5ZHZfwv-HGknC0uQ07EsUryC2pXGYAfkbri3jeqWZQv/s57/YouTube%2520alt%25201.png" /></a></li>
</ul></span>
</div>
Setelah itu silahkan simpan konfigurasi layout anda :)

Panduan Dasar Microsoft Mouse Mischief



Alhamdulillah, puji syukur saya ucapkan kepada Allah SWT karena atas izin dan ridhonya akhirnya ebook yang berjudul "Panduan Dasar Microsoft Mouse Mischief" ini dapat terselesaikan. Ebook ini ditulis dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang Microsoft Mouse Mischief.
Dalam ebook ini berisikan tahap demi tahap dalam memulai menggunakan Mouse Mischief, mulai dari tahap instalasi, penataan ruangan, pembuatan slide hingga menjalankan slide yang telah dibuat. Semoga ebook ini dapat berguna dan bermanfaat untuk memajukan dunia pendidikan indonesia.
Terima kasih kepada rekan-rekan komunitas Microsoft User Group Indonesia (MUGI), Microsoft Student Partner (MSP) dan para pembaca yang dengan ikhlas mengunduh dan membaca ebook ini. Silahkan kirimkan kritik dan saran ataupun koreksi tentang konten ke email chazalihusni@gmail.com. Dengan senang hati akan saya terima segala masukan dan kritiknya Big Smile
Download Here...


Thursday, August 2, 2012

Membuat storage report melalui Storage Report Management di Windows Server 2008R2

Seorang administrator memiliki kewajiban untuk memantau sumber daya penyimpanan yang ada. Membutuhkan sebuah report yang detail guna membantu dalam perancanaan dan pelaksanaan perubahan kebijakan yang akan datang. Semua itu dapat dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan Storage Report Management. Storage Report Management sendiri bisa kita temukan pada role File Service, jadi pastikan role File Service telah terinstall pada server anda. Dengan memanfaatkan Storage Report Management ada beberapa hal yang bisa kita lakukan seperti :

  • Membuat laporan secara priodik yang sudah kita schedule dalam mengidentifikasi penggunaan hardisk
  • Memantau penyimpanan file yang ada pada folder tertentu
  • Membuat laporan penyimpanan secara instant.

Storage Report Management juga mendukung pemilihan report data berdasarkan category, seperti :

  • Duplicate Files
  • Files Screening Audit
  • Files by File Group
  • Files by Owner
  • Files by Property
  • Large Files
  • Least Recently Accessed Files
  • Most Recently Accessed Files
  • Quota Usage

So… silahkan digunakan sesuai kebutuhan.

Namun, sebagai contoh disini saya akan coba membuat sebuah storage report untuk memantau folder share Tools berdasarkan besarnya file yang ada pada folder tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Pastikan sebelumnya anda telah menginstall role File Service > File Server Resource Manager
  2. Klik menu Start > Administrative Tools > File Server Resource Manager
    Capture
  3. Jendela File Server Resource Manager akan tampil seperti gambar dibawah ini
    Capture2
  4. Untuk membuat report, klik terlebih dahulu Storage Report Management pada panel sebelah kiri. Kemudian klik Generate Report pada panel actions yang ada disebelah kanan
    Capture2
  5. Setelah itu akan tampil jendela Storage Report Task Propertis. Pada grous Scope kita tentukan volume atau folder mana yang akan kita buatkan reportnya. Klik tombol Add untuk menambahkan foldernya. Disini saya menambahkan folder dengan nama Tools. Kemudian klik OK
    Capture3
  6. Setelah folder kita pilih. Selanjutnya adalah pemilihan category report. Sesuai tulisan saya diatas tadi, ada beberapa category report yang bisa kita gunakan. Namun disini saya membuat report berdasarkan besarnya file pada folder tersebut, centang pada Large Files.
    Untuk Report Formats menggukan format DHTML. Kemudian klik OK
    Capture4
  7. Akan muncul jendela informasi seperi gambar dibawah ini. Klik pada proses Wait for reports to be generated ………
    Kemudian klik OK
    Capture5
  8. Tunggu beberapa saat dan hasil report akan ditampilkan via browser. Dan hasil reportnya akan seperti gambar dibawah ini.

clip_image002

clip_image004

clip_image006

clip_image008


Semoga tulisan singkat ini dapat bermanfaat… Smile

Tuesday, July 24, 2012

Remove Failover Clustering Feature melalui PowerShell

Kemarin li coba menginstall Exchange Server 2010 namun terdapat pesan error yang mengharuskan li untuk menghapus feature Failover Cluster yang ada di server tersebut. Biasanya untuk menghapus fitur tersebut li memanfaatkan wizard yang ada di server manager, namun ketika li menggunakan wizard malah yang tampil pesan peringatan seperti dibawah ini

1

Mulai mencari alternatif jalan yang lain untuk menghapus feature ini dengan memanfaatkan Powershell, karena dengan powershell kita juga bisa menambahkan feature dan juga menghapus feature yang ada. Untuk menghapus feature Failover Clustering dengan powershell, silahkan jalankan poweshellnya dengan privillage administrator, kemudian ketikkan command berikut

Import-Module FailoverCluster

Clear-ClusterNode

untuk lebih jelasnya bisa pada gambar dibawah ini

image

Setelah langkah diatas selesai, silahkan kembali ke jendela server manager anda dan remove feature Failover Clustering. Jika ada pesan seperti dibawah ini, silahkan pilih Yes, I have removed…

image

Semoga pengalaman singkat ini bisa bermanfaat buat rekan-rekan pembaca yang mengalami hal yang sama Smile

Sunday, July 1, 2012

Berkenalan dengan “Microsoft Hyper-V Server 2008 R2”

Ketika anda melihat judul dari tulisan ini, apakah yang anda dipikiran anda? Apakah ini sama seperti Windows Server 2008R2 yang mendukung Hyper-V?

Atau ini merupakan dedicated stand-alone?

Kalau saya yang menjawab, “Microsoft Hyper-V Server 2008R2” adalah Hyper-V Server yang merupakan dedicated stand-alone server yang terdiri dari Windows Hypervisor.  Smile

Q : Lalu apa bedanya dengan windows server 2008 R2 yang mendukung Hyper-V?

A : Hyper-V di Windows Server 2008R2 sudah lah ada, namun untuk memanfaatkanya terlebih dahulu kita harus mengaktifkannya role Hyper-V terlebih dahulu. Tapi pada di Hyper-V Server 2008R2, hal itu tidak perlu dilakukan lagi. Karna fitur Hyper-V sudah terinstall secara default.


Di Hyper-V Windows Server 2008R2 yang merupakan penerus generasi sebelumnya, memiliki beberapa fitur unggulan sebelumnya fitur ini juga terdapat di role Hyper-V nya Windows Server 2008R2, beberapa fitur yang tersedia antara lain seperti :

    • Live migration: Hyper-V Server 2008 R2 includes support for live migration. Live migration enables customers to move running virtual machines from one host to another without service interruptions.
    • Failover clustering: Hyper-V Server 2008 R2 includes host clustering technology to enable support for unplanned downtime. With live migration and failover clustering, customers receive high availability and dynamic migration capabilities for planned and unplanned downtimes.
    • Processor and memory support: Hyper-V Server 2008 R2 supports up to 8-socket physical systems and provides support for up to 64 cores. In addition, Hyper-V Server 2008 R2 supports up to 1 TB of RAM on a physical system.
    • Updated Server Configuration tool: The Server Configuration tool is designed to simplify the most common configuration tasks. It helps you configure the initial settings without having to type command-line strings. In Hyper-V Server 2008, this utility is called Hyper-V Configuration Utility (HVConfig). In Hyper-V Server 2008 R2, this tool is called the Server Configuration tool (SConfig.cmd). It is included in Hyper-V Server 2008 R2 and in the Server Core installation option of Windows Server 2008 R2. Two configuration options are available only when you run the Server Configuration tool on a server running Hyper-V Server 2008 R2:
      • An option to have the Server Configuration tool start automatically every time you log on to a computer running Hyper-V Server with the Administrator account
      • An option to configure failover clustering

*sumber : http://technet.microsoft.com

Setelah melihat beberapa fitur terbaru dari Hyper-V Server 2008R2, kita akan coba lihat tampilannya. Untuk tampilan pada Hyper-V Server tidak mendukung GUI (Graphical User Interface), jadi ketika pertama kali selesai melakukan proses instalasi maka yang pertama kali muncul adalah Server Configuration Tool (sconfig.cmd).

image

kalau kita perhatikan tampilannya sama persis seperti Windows Server 2008R2 core edition Smile
Pembahasannya sampai disini dulu ya dan akan kita sambung di tulisan selanjutnya Winking smile