Wednesday, October 20, 2021

Membuat Email Auto Reply Pada Microsoft Outlook 365


Microsoft Outlook 365 merupakan aplikasi email besutan Microsoft. Microsoft Outlook terdiri dua versi, versi Web dan versi Desktop. Pada umumnya kalau di corporate kita lebih dominan menggunakan yang versi dekstop. Kenapa? Karna kalau yang versi desktopnya, isi emailnya bisa kita akses atau baca dalam kondisi no internet access 😀. Kalau mau tau fitur yang lainnya lagi  bisa cek aja di situs resminya ya 
https://www.microsoft.com/en-ww/microsoft-365/outlook/email-and-calendar-software-microsoft-outlook

Sekarang kita kembali ke Judul tulisan hari ini tentang "Bagaiaman Cara Membuat Email Auto Reply Pada Microsoft Outlook 365". Kamu bisa memanfaatkan fitur ketika kamu sedang tidak dikantor atau sedang dalam kondisi cuti. Sehingga orang yang mengirimkan email ke kamu, mendapatkan informasi dari fitur Auto Reply Pada Microsoft Outlook 365 ini kalau kamu sedang tidak ditempat atau sedang cuti. Bang Li biasanya gunakan fitur ini saat sedang cuti, biar para fans-fans setia dikantor tau nih kalau bang li lagi cuti 😂 

Cara Membuat Email Auto Reply Pada Microsoft Outlook 365

  1. Buka aplikasi Microsoft Outlook 365 versi Dekstop yang ada pada Notebook atau PC kamu
  2. Selanjutnya klik menu File pada sudut kiri atas window 

  3. Selanjutnya pilih menu Automatic Replies (Out Of Office)

  4. Kemudian akan muncul window Automatic Replies. Klik pada Send Automatic Replies, dan tentukan dari tanggal berapa kamu cuti ya. Setelah itu klik Insite My Organization dan ketikkan isi pesan yang akan kamu tampilkan pada auto repliesnya.
    Hal yang sama juga bisa kamu lakukan untuk email yang berada diluar organisasi perusahaan kamu. Dengan cara klik pada Outside My Organization kemudian isi pesan yang akan kamu tampilkan pada auto repliesnya
Sekarang kamu sudah berhasil membuat Email Auto Reply Pada Microsoft Outlook 365. Oh iya... Selanjutnya Automatic Replies ini akan berhenti automatis jika sudah melewati jadwal End Date nya ya. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu di tulisan lainnya

Saturday, November 5, 2016

Mulai Ngeblog Lagi

Setiap orang memiliki pengalaman yang sama, bahwa untuk memulai selalu terasa berat. Ya... benar sekali. kita semua pasti merasakan yang sama dan itu juga yang saya rasakan. Saat kembali untuk memulai menulis diblog yang sudah sejak tahun 2009 saya buat, terasa berat dan bingung apa yang mau ditulis di blog ini. Soalnya sudah lebih 2 tahun nggak pernah nge-blog lagi :)

Mohon doa teman-teman semuanya semoga saya bisa kembali menulis di blog ini dan berbagi sedikit apa yang saya tau :)


Medan, 5 November 2016


Sunday, March 31, 2013

Active Directory Recycle Bin



Hai guys, telah sekian lama gak nulis karna kesibukan tertentu. Kali ini li mau coba nulis lagi, sedikit mau share tentang apa yang li tahu aja sih biar lebih berkah ilmunya ;)


Sunday, October 21, 2012

Membuat tombol social media bergaya metro

Setelah sekian lama tidak pernah menulis akibat kesibukan sana sini mengurusin skripsi, alhamdulillah akhirnya kini li bisa kembali menulis. Dimana tulisan kali ini akan membahas mengenai tombol social media di blogger yang bergaya metro seperti pada windows 8. Kebenaran juga sih li baru ganti template. Ya….. mencoba menggunakan template yang lebih sederhana aja. Oke tombol yang li maksud adalah tombol yang seperti dibawah ini
image
Untuk membuatnya, silahkan terlebih dahulu login ke akun bloggernya masing-masing. Setelah itu silahkan masuk ke menu Layout > Add gadget > pilih HTML/ JavaScript
image
Selanjutnya akan muncul jendela baru yang mengharuskan kita memasukkan code html/javascript. Silahkan masukkan kode yang li sediakan dibawah ini
<style type='text/css'>
.social ul {list-style:none; display:inline}
.social li {float:left;padding: 0px 1px 0px 0px; margin-top:-4px}
.social li a img{height:59px;width:59px}
</style>
<div class='social'>
<span class='fade'><ul>
<li><a href="url_facebook_anda" target="_blank"><img  src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOansYihhs2wj8aWTzIZZRdL2YpsRJr2rULjSJYs3yQWBR5b0CUfdXqo1D-GFrTGN2gVu3ZXl5eI1UbWO7hlT0SDwXanZYxlpVorE_VwMyYU-mMhzcHe254iFtpVRhGrFVes11uCjNEvX-/s57/Facebook%2520alt%25201.png" /></a></li>
<li><a href="url_googleplus_anda" target="_blank"><img  src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzajGgY4aZ6FMYEUTWHoDLMdiOaL-xYT7dfx7SHSWMXjUkq2mwUEqwZNQsyQq_lghvFdk1-cDBhiSU_fux8Liw6hcexJJtlEyHh7yYCt4HHxSWGF3P5SVD9Dl5Um0rmrfXHS6Yl9SIxqBJ/s57/Google%252B%2520alt.png" /></a></li>
<li><a href="url_twitter_anda" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLtxty1sNXiA-jJtiJYBspZoHCpGqaDHEJKdwP0Ws5VOF0_Kw_cyjEJHMW_KfubTI-_qyi-PhIsfumps2EjESS7QaIqObGXWqQmcFXu0IXcLYUNlDGbY90E-Ddk2C4Q7LvATqgrTVSXg/s1600/twitterforsafari_20100727.jpg" /></a></li>
<li><a href="url_feedsburner_anda"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT_lfw-iQMFewjPpld9v5qQQG449_uy2sgRuk5GmLDbbgrMlqdFws-7eJN0PFZH21mOGee0-cXl-RO06HWAkXyXsPD_DCdguMHlnt1VCvAPWRpJg73hHrWBl-Zco6QLEKGHhllnsgdtvFB/s57/RSS%2520Feed.png" /></a></li>
<li><a href="url_youtube_anda"><img style='width:60px' src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkOywMMy8idq7lL1AGANqJ9YzULMP4AY1d5rXYk69BIuSjPbdxeFK6aNxqJaD1yQwcpZvlkKKJnbHHx24nntXn3z-nKH_8uwwvx5ZHZfwv-HGknC0uQ07EsUryC2pXGYAfkbri3jeqWZQv/s57/YouTube%2520alt%25201.png" /></a></li>
</ul></span>
</div>
Setelah itu silahkan simpan konfigurasi layout anda :)

Panduan Dasar Microsoft Mouse Mischief



Alhamdulillah, puji syukur saya ucapkan kepada Allah SWT karena atas izin dan ridhonya akhirnya ebook yang berjudul "Panduan Dasar Microsoft Mouse Mischief" ini dapat terselesaikan. Ebook ini ditulis dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang Microsoft Mouse Mischief.
Dalam ebook ini berisikan tahap demi tahap dalam memulai menggunakan Mouse Mischief, mulai dari tahap instalasi, penataan ruangan, pembuatan slide hingga menjalankan slide yang telah dibuat. Semoga ebook ini dapat berguna dan bermanfaat untuk memajukan dunia pendidikan indonesia.
Terima kasih kepada rekan-rekan komunitas Microsoft User Group Indonesia (MUGI), Microsoft Student Partner (MSP) dan para pembaca yang dengan ikhlas mengunduh dan membaca ebook ini. Silahkan kirimkan kritik dan saran ataupun koreksi tentang konten ke email chazalihusni@gmail.com. Dengan senang hati akan saya terima segala masukan dan kritiknya Big Smile
Download Here...


Thursday, August 2, 2012

Membuat storage report melalui Storage Report Management di Windows Server 2008R2

Seorang administrator memiliki kewajiban untuk memantau sumber daya penyimpanan yang ada. Membutuhkan sebuah report yang detail guna membantu dalam perancanaan dan pelaksanaan perubahan kebijakan yang akan datang. Semua itu dapat dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan Storage Report Management. Storage Report Management sendiri bisa kita temukan pada role File Service, jadi pastikan role File Service telah terinstall pada server anda. Dengan memanfaatkan Storage Report Management ada beberapa hal yang bisa kita lakukan seperti :

  • Membuat laporan secara priodik yang sudah kita schedule dalam mengidentifikasi penggunaan hardisk
  • Memantau penyimpanan file yang ada pada folder tertentu
  • Membuat laporan penyimpanan secara instant.

Storage Report Management juga mendukung pemilihan report data berdasarkan category, seperti :

  • Duplicate Files
  • Files Screening Audit
  • Files by File Group
  • Files by Owner
  • Files by Property
  • Large Files
  • Least Recently Accessed Files
  • Most Recently Accessed Files
  • Quota Usage

So… silahkan digunakan sesuai kebutuhan.

Namun, sebagai contoh disini saya akan coba membuat sebuah storage report untuk memantau folder share Tools berdasarkan besarnya file yang ada pada folder tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Pastikan sebelumnya anda telah menginstall role File Service > File Server Resource Manager
  2. Klik menu Start > Administrative Tools > File Server Resource Manager
    Capture
  3. Jendela File Server Resource Manager akan tampil seperti gambar dibawah ini
    Capture2
  4. Untuk membuat report, klik terlebih dahulu Storage Report Management pada panel sebelah kiri. Kemudian klik Generate Report pada panel actions yang ada disebelah kanan
    Capture2
  5. Setelah itu akan tampil jendela Storage Report Task Propertis. Pada grous Scope kita tentukan volume atau folder mana yang akan kita buatkan reportnya. Klik tombol Add untuk menambahkan foldernya. Disini saya menambahkan folder dengan nama Tools. Kemudian klik OK
    Capture3
  6. Setelah folder kita pilih. Selanjutnya adalah pemilihan category report. Sesuai tulisan saya diatas tadi, ada beberapa category report yang bisa kita gunakan. Namun disini saya membuat report berdasarkan besarnya file pada folder tersebut, centang pada Large Files.
    Untuk Report Formats menggukan format DHTML. Kemudian klik OK
    Capture4
  7. Akan muncul jendela informasi seperi gambar dibawah ini. Klik pada proses Wait for reports to be generated ………
    Kemudian klik OK
    Capture5
  8. Tunggu beberapa saat dan hasil report akan ditampilkan via browser. Dan hasil reportnya akan seperti gambar dibawah ini.

clip_image002

clip_image004

clip_image006

clip_image008


Semoga tulisan singkat ini dapat bermanfaat… Smile

Tuesday, July 24, 2012

Remove Failover Clustering Feature melalui PowerShell

Kemarin li coba menginstall Exchange Server 2010 namun terdapat pesan error yang mengharuskan li untuk menghapus feature Failover Cluster yang ada di server tersebut. Biasanya untuk menghapus fitur tersebut li memanfaatkan wizard yang ada di server manager, namun ketika li menggunakan wizard malah yang tampil pesan peringatan seperti dibawah ini

1

Mulai mencari alternatif jalan yang lain untuk menghapus feature ini dengan memanfaatkan Powershell, karena dengan powershell kita juga bisa menambahkan feature dan juga menghapus feature yang ada. Untuk menghapus feature Failover Clustering dengan powershell, silahkan jalankan poweshellnya dengan privillage administrator, kemudian ketikkan command berikut

Import-Module FailoverCluster

Clear-ClusterNode

untuk lebih jelasnya bisa pada gambar dibawah ini

image

Setelah langkah diatas selesai, silahkan kembali ke jendela server manager anda dan remove feature Failover Clustering. Jika ada pesan seperti dibawah ini, silahkan pilih Yes, I have removed…

image

Semoga pengalaman singkat ini bisa bermanfaat buat rekan-rekan pembaca yang mengalami hal yang sama Smile

Sunday, July 1, 2012

Berkenalan dengan “Microsoft Hyper-V Server 2008 R2”

Ketika anda melihat judul dari tulisan ini, apakah yang anda dipikiran anda? Apakah ini sama seperti Windows Server 2008R2 yang mendukung Hyper-V?

Atau ini merupakan dedicated stand-alone?

Kalau saya yang menjawab, “Microsoft Hyper-V Server 2008R2” adalah Hyper-V Server yang merupakan dedicated stand-alone server yang terdiri dari Windows Hypervisor.  Smile

Q : Lalu apa bedanya dengan windows server 2008 R2 yang mendukung Hyper-V?

A : Hyper-V di Windows Server 2008R2 sudah lah ada, namun untuk memanfaatkanya terlebih dahulu kita harus mengaktifkannya role Hyper-V terlebih dahulu. Tapi pada di Hyper-V Server 2008R2, hal itu tidak perlu dilakukan lagi. Karna fitur Hyper-V sudah terinstall secara default.


Di Hyper-V Windows Server 2008R2 yang merupakan penerus generasi sebelumnya, memiliki beberapa fitur unggulan sebelumnya fitur ini juga terdapat di role Hyper-V nya Windows Server 2008R2, beberapa fitur yang tersedia antara lain seperti :

    • Live migration: Hyper-V Server 2008 R2 includes support for live migration. Live migration enables customers to move running virtual machines from one host to another without service interruptions.
    • Failover clustering: Hyper-V Server 2008 R2 includes host clustering technology to enable support for unplanned downtime. With live migration and failover clustering, customers receive high availability and dynamic migration capabilities for planned and unplanned downtimes.
    • Processor and memory support: Hyper-V Server 2008 R2 supports up to 8-socket physical systems and provides support for up to 64 cores. In addition, Hyper-V Server 2008 R2 supports up to 1 TB of RAM on a physical system.
    • Updated Server Configuration tool: The Server Configuration tool is designed to simplify the most common configuration tasks. It helps you configure the initial settings without having to type command-line strings. In Hyper-V Server 2008, this utility is called Hyper-V Configuration Utility (HVConfig). In Hyper-V Server 2008 R2, this tool is called the Server Configuration tool (SConfig.cmd). It is included in Hyper-V Server 2008 R2 and in the Server Core installation option of Windows Server 2008 R2. Two configuration options are available only when you run the Server Configuration tool on a server running Hyper-V Server 2008 R2:
      • An option to have the Server Configuration tool start automatically every time you log on to a computer running Hyper-V Server with the Administrator account
      • An option to configure failover clustering

*sumber : http://technet.microsoft.com

Setelah melihat beberapa fitur terbaru dari Hyper-V Server 2008R2, kita akan coba lihat tampilannya. Untuk tampilan pada Hyper-V Server tidak mendukung GUI (Graphical User Interface), jadi ketika pertama kali selesai melakukan proses instalasi maka yang pertama kali muncul adalah Server Configuration Tool (sconfig.cmd).

image

kalau kita perhatikan tampilannya sama persis seperti Windows Server 2008R2 core edition Smile
Pembahasannya sampai disini dulu ya dan akan kita sambung di tulisan selanjutnya Winking smile

Saturday, May 12, 2012

Windows cannot read the <Product Key> setting from the unattend answer file

Windows Server 8

“Windows cannot read the <Product Key> setting from the unattend answer file” adalah pesan error yang li temukan ketika menginstal sistem operasi Windows Server 8 Beta di aplikasi virtual VmWare Workstation 8. Pesan error ini li temukan ketika sistem akan masuk ke jendela instalasi. Sebelumnya pesan ini tidak li temukan ketika di instal pada Hyper-V, namun sepertinya kali ini agak kurang bersahabat di VmWare. Tapi tidak perlu khawatir, karna permasalahan ini bisa dipecahkan, dan untuk itulah li sharing tentang ini. Sedikit mau berbagi tips gimana untuk mengatasi permasalahan ini. Berdasarkan pesan diatas, sistem tidak bisa membaca Product Key yang ada pada Windows Server 8 Beta tadi. Makanya keluarlah pesan diatas Smile. Untuk proses troubleshootingnya, silahkan  ikuti step by step cara dibawah ini :

1. Pada jendela VmWare, klik kanan pada nama virtual anda, dalam hal ini nama virtual machinenya ada “Windows Server 8”, kemudian klik settings

csdfcd

2. Selanjutnya jendela Virtual Machine Settings akan terbuka.

2

Kemudian pada bagian device, kilik device Floppy. Lalu pada bagian Connection pilih option Use Physical Drive. Kemudian klik OK

3

Setelah langkah diatas selesai, silahkan restart ulang virtual machine kamu. Semoga bermanfaat tulisan singkat kali ini…

Monday, April 9, 2012

Install Lync 2010 Error Message “Prerequisite installation failed: Wmf2008R2”

 

Error

“Prerequisite installation failed: Wmf2008R2”, sebuah pesan yang li temukan ketika pertama kalinya belajar menginstall lync server 2010. Sebuah sistem yang sangat bermanfaat dalam hal conference, chating, dll. Di tengah-tengah proses instalasi li menemukan sedikit kendala, yaitu Wmf2008R2 atau yang dikenal dengan Windows Media Runtime ini ternyata mengalami sedikit masalah. Sebagai seorang pemula, li coba mencari referensi di internet untuk memecahkan permasalahan yang li temukan ini dan alhamdulillah ketemu di sini. Smile
Untuk memecahkan permasalahan diatas, copykan perintah dibawah ini pada command prompt di server tempat kita menginstall lync server 2010nya.

%systemroot%\system32\dism.exe /online /add-package /packagepath:%windir%\servicing\Packages\Microsoft-Windows-Media-Format-Package~31bf3856ad364e35~amd64~~6.1.7601.17514.mum /ignorecheck

command

Setelah itu secara otomatis server akan reboot, mudah-mudahan tulisan singkat ini dapat berguna bagi teman-teman yang juga mengalami permasalahan yang sama Thumbs up

Friday, March 16, 2012

Mengintip tampilan Windows Server “8” Beta

Belum lagi selesai mempelajari tentang Windows Server 2008 dan Windows Server 2008R2, lagi-lagi Microsoft mengeluarkan sistem operasi terbaru untuk server dengan Codename “Windows Server 8”, meski masih digolongkan versi Beta hal ini cukup mengagetkan… terutama bagi li sendiri. Pasalnya juga belum kelar pelajarin yang versi sebelumnya. Karena ini merupakan teknologi terbaru, tidak ada salahnya kita mencoba sistem operasi ini, sekedar ingin tau juga boleh ataupun untuk menambah pengetahuan lebih boleh lagi. Disini li coba akan menampilkan fitur-fitur yang ada pada Windows Server 8 beta ini
  1. Desktop
    Untuk tampilan dekstop dari windows server 8 beta ini, hampir tidak ada perbedaan dari versi Windows Server 2008 dan Windows Server 2008R2
    image
  2. Tombol Start
    Nah.. ada sedikit perubahan disini, kemana kah tombol start nya? Biasanya untuk tombol start kelihatan di bagian bawah desktop, tapi kali ini tidak kelihatan. Untuk mengakses tombol start, silahkan tekan tombol windows pada keyboard
    image
  3. Menu Ribbon
    Menu Ribbon sebelumnya kita temui pada Microsoft office 2007 dan 2010, namun kini terdapat juga di Windows Server 8, sungguh sangat mengagumkan bukan Smile
    image
Sampai disini dulu ya pembahasannya, next kita sambung lagi y Winking smile. Jika ingin mencoba secara langsung bisa di unduh disini http://technet.microsoft.com/en-us/evalcenter/hh670538.aspx?ocid=&wt.mc_id=TEC_108_1_33, atau bisa ke sini untuk mempelajari lebih jauh tentang windows server 8 http://microsoftvirtualacademy.com

Saturday, January 28, 2012

Protect Section pada Microsoft OneNote 2010

Microsoft OneNote 2010 merupakan aplikasi yang sangat banyak kegunaanya kalau li bilang. Karena hampir seperti buku agenda yang bisa kita gunakan untuk mencatat apa saja yang kita anggap penting, mulai dari planning kita, agenda harian, daftar no. telpon, alamat rumah teman dan sebagainya sesuai dengan keinginan kita. Dalam OneNote ada sebuah fitur yang namanya section seperti yang terlihat pada gambar dibawah yang di tandai dengan garis biru
image

Tidak selamanya section yang kita buat dapat dilihat oleh orang lain. Untuk itu kita perlu memberikan proteksi terhadap section yang ingin kita protect. Caranya sorot pada section yang kita inginkan > klik kanan > klik Password protect this section

image

Setelah itu lihat pada bagian sebelah kanan terdapat pop up windows Password Protection, klik Set Password

image

Pada pop up window Password Protection silahkan masukkan password yang kamu kehendaki

image

Klik Keep Existing Backups

image

Jika sudah selesai silahkan tutup OneNote 2010 anda, kemudian jalankan lagi. Jika sudah sukse maka tampilan akan seperti dibawah ini

image

Semoga bermanfaat Smile